ABSTRACT
Hapsari,
Aprilia Myda and Ana Rahmatun Khasanah. "Liaison between Information and
Communication Technology (ICT) and The Computer". Papers, Department
of Guidance and Counseling School of Education State University of Semarang. Support
by Yoga Primary Utama Eska, S. Comm.
Keywords:
Information and Communication Technology (ICT), Computer, Guidance and
Counseling
Information
and Communication Technology (ICT) is any activity related to the processing,
manipulation, management, transfer of information between media. While the
computer is a system or device that is used to process the information.
Information and Communication Technology (ICT) has positive and negative
impacts. Positive impact include facilitate human n disseminating information.
While the negative impacts include an increase in criminality of any form of
fraud arising from the use of the Internet media.
Liaison
between Information and Communication Technology (ICT)and the computer itself
can be viewed from several aspects, such as globalization, the ease of
communication, learning support, cost savings, new job creation, and
replacement jobs are at risk.
While liaison
between Information and Communication Technology (ICT) and computer in the
implementation of guidance and counseling services is to facilitate counselor
in implementing assemen techniques and in making his report. In the
implementation of assemen counselors use a special program has been diragcang
to assemen, such as ATP and AUM. While in the preparation of reports or
documentation counselor using a data processing program such as Microsoft Word,
Microsoft Excel, and so forth.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
Seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah
terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik,
kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Kemajuan teknologi adalah
sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan
teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap
inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.
Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas
manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati banyak manfaat
yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir
ini.
Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk
menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk
hal negatif. Kehadiran TIK dalam pendidikan bisa dimaknai dalam tiga paradigma,
yaitu 1) TIK sebagai alat atau berupa produk teknologi yang bisa digunakan
dalam pendidikan, 2) TIK sebagai konten atau sebagai bagian dari materi yang
bisa dijadikan isi dalam pendidikan, dan 3) TIK sebagai program aplikasi atau
alat bantu untuk manajemen pendidikan yang efektif dan efisien. Ketiga paradigma
tersebut disinergikan dalam sebuah kerangka sumberdaya TIK yang secara khusus
diposisikan dan diarahkan untuk mencapai visi dan misi pendidikan di Indonesia
1.2.
Rumusan
Masalah
1. Bagaimana pengertian Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer?
2. Bagaimana pengaruh Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer?
3. Bagaiamana hubungan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dan komputer?
4. Bagaimana penerapan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dan komputer dalam pelaksanaan layanan bimbingan
dan konseling?
1.3.
Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer
2. Untuk mengetahui pengaruh Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer
3. Untuk mengetahui hubungan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dan komputer
4. Untuk mengetahui penerapan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dan komputer dalam pelaksanaan layanan bimbingan
dan konseling?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Pengertian
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer
Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris: Information and Communication Technologies;
ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis
untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi
informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal
yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi.
Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang
berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data
dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan
teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan.
Jadi, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengandung
pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan,
manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.
Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi
komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi
komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut
berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK
masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang
telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang
yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat
bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.
Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif
berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk
banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika. Dalam arti seperti itu
terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus
dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah
lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah
"yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata
"komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut
disebut sebagai komputer.
Kata komputer secara umum pernah dipergunakan untuk
mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa
mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut
digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang
yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat
hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para
pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan
artileri perang dengan mesin hitung. Charles Babbage mendesain salah satu mesin
hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin
sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.
2.2.
Pengaruh
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer
Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam
kehidupan sehari hari sangatlah penting terutama dalam hal terselenggaranya era
globalisasi. Dengan dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),
informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan, dapat
disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara
pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Semakin canggih dukungan
teknologi semakin besar pula arus informasi dapat dialirkan dengan jangkauan
dan dampak global. Oleh karena itu selama ini dikenal asas “kebebasan arus
informasi” berupa proses dua arah yang cukup berimbang yang dapat saling
memberikan pengaruh satu sama lain.
Namun pengaruh globalisasi dengan dukungan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh
negatif.
2.2.1. Pengaruh
Positif
Pengaruh positif yang dapat dirasakan dengan adanya TIK
adalah peningkatan kecepatan, ketepatan, akurasi dan kemudahan yang memberikan
efisiensi dalam berbagai bidang khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan
biaya.
Sebagai contoh manifestasi TIK yang mudah dilihat di sekitar
kita adalah pengiriman surat hanya memerlukan waktu singkat, karena kehadiran
surat elektronis (email), ketelitian hasil perhitungan dapat ditingkatkan
dengan adanya komputasi numeris, pengelolaan data dalam jumlah besar juga bisa
dilakukan dengan mudah yaitu dengan basis data (database), dan masih banyak
lagi.
2.2.2. Pengaruh
Negatif
Pengaruh negatif yang bisa muncul karena adanya TIK,
misalnya dari globalisasi aspek ekonomi, terbukanya pasar bebas memungkinkan
produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri
dan ditambahnya harga yang relatif lebih murah dapat mengurangi rasa kecintaan
masyarakat terhadap produk dalam negeri. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap
produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat
kita terhadap bangsa Indonesia. Selain itu juga meningkatnya kriminalitas dari
segala bentuk penipuan yang timbul dari penggunaan internet.
Pada hakikatnya teknologi diciptakan untuk membantu dan
memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Teknologi Knformasi dan
komunikasi (TIK) sendiri berpengaruh terhadap sudut pandang masyarakat, namun
kembali pula pada penilaian masyarakat, karena masyarakat harus selektif dan
bersikap kritis terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua
manfaat positif yang terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu
membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih
diminimalkan.
2.3.
Hubungan
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer
Dengan kemampuan untuk mendistribusikan informasi secara
cepat, dari satu tempat ke tempat yang lain yang berjauhan, tentu saja
memberikan manfaat yang sangat berarti dalam kehidupan manusia. Berikut ini
dijelaskan manfaat penerapan TIK.
1. Globalisasi
Dengan
hadirnya TIK, orang-orang yang tersebar di dunia bisa saling bertukar informasi
atau berinteraksi dengan cepat dan effisien, tidak tergantung pada lokasi
mereka ataupun perbedaan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Seorang siswa
yang tinggal di daerah yang terpencil bisa mengambil informasi atau memperoleh
pengetahuan yang sebenarnya terletak ribuan atau ratusan ribu kilometer
darinya.
Sebagai
contoh, seorang yang ingin beli buku yang ada di luar negri cukup mendatangi
warung internet, jika tidak punya akses di rumah atau di kantor, dan melakukan
pemesanan karena penjual membuka toko buku online.
2. Kemudahan Berkomunkasi
Dengan
buatan TIK, setiap orang dapat berkomunikasi dengan cepat, murah dan efisien.
Orang bisa menggunakan komunikasi tidak langsung seperti surat elektronis,
komunikasi langsung melalui chatting, ataupun bertatap muka secara elektronis
melalui videokonferensi.
3. Dukungan Pembelajaran
Banyak
program komputer yang ditujukan untuk mempermudah orang dalam mempelajari ilmu
pengetahuan maupun bahasa asing. dengan dukungan multimedia, ilmu-ilmu yang
sering dianggap sulit dapat disajikan dalam bentuk atau cara yang membuat orang
senang mempelajarinya. Sesuatu materi juga dapat dipelajari dengan komputer
tanpa harus menginstal program karena program ditauh pada penyedia dan kita
cukup mengunjungi situs webnya.
4. Penghematan Biaya
Pebisnis
dapat menggunakan TIK untuk menjalankan bisnis dengan harapan dapat melakukan
penghematan biaya sehingga bisa menjual produk dengan lebih mudah dan
meningkatkan kompetisi dengan pesaing. Berbagai perusahaan bisa saling bekerja
sama untuk bertukar informasi secara otomatis sehingga tidak perlu melibatkan
orang lain secara khusus. Mesin otomatis dapat bekerja menggantikan peran manusia
sehingga produksei menjadi lebih mudah dan kualitas seragam bisa diperoleh.
a. Penghilangan Kendala Waktu Dengan
dukungan TIK, perusahaan dapat melayani pelanggan selama 24 jam sehari.
Perusahan dapat mengoperasikan bisnis tanpa kendala waktu.
b. Nasabah bank bisa mengambil uang
kapan saja dengan cukup mendatangi mesin ATM. Bank pun tidak perlu menggaji
tellet untuk bekerja 24 jam nonstop. Mobile banking memungkinkan nasabah bank
melakukan transaksi atau melihat saldo dari mana saja, Sekalipun mungkin ia sedang
berada di hutan atau negara lain yang tidak menyediakan ATM bank bersangkutan
c. Peningkatan Layanan TIK dapat
digunakan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. ATM, mobile
banking, toko online merupakan salah satu bentuk peningkatan layanan kepada
pelanggan. Perbaikan layanan tersebut diharapkan mampu menjaga loyalitas
pelanggan. Banyak pemerintah kita atau kabupaten yang menyelenggarakan e-gov
dalam rangka memberikan kemudahan dalam melayani masyarakat atau pebisnis.
d. Peningkatan produktivitas kerja TIK
juga dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas kerja sehingga pekerja
dapat memberikan sumbangan berarti yang lebih banyak kepada institusi tempat
mereka bekerja. Hal – hal yang menjemukan seperti melakukan perhitungan kredit
dapat dialihkan ke komputer dan pekerja dapat memanfaatkan waktunya untuk
berfikir ke hal-hal yang lebih produktif atau meningkatkan kreativitasnya
sehingga lebih memberi manfaat bagi perusahaan.
5. Pencitpaan Lapangan Kerja Baru
TIK telah
membuka banyak lapangan kerja baru sehingga penjaga warnung internet, tenaga
pemasar, pemrogram dan ragam tenanga khsusu yang dibutuhkan keterampilan. Pada
saat ini banyak istilah spesialis yang terkait dengan dunia TIK, seperti analis
sistem, desainer sistem, webmaster, dan system engineer.
6. Penggantian Pekerjaan yang Beresiko
TIK dapat
pula dimanfaatkan untuk menangani aktivitas yang membahayakan jiwa manusia,
misalnya pada pengecoran logam atau pada penanganan limbah. Contoh lain yang menarik telah dilakukan oleh
badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Pada 4 December 1996, NASA mengirimkan
pesawat tanpa awak ke planet mars. Misinya adalah melakukan analisa terhadap
atmosfer, cuaca dan kondisi tanah di planet tersebut. Pesawat ini membawa robot
berbentuk kendaraan yang diberinama Sojourner atau bebatuan Sojourner Rover dan
dapat melakukan penelitian terhadap bebatuan di Planet Mars. Robot ini dapat
mengirimkan gambar-gambar yang diamati ke bumi.
Apabila
dikaitkan dengan hubungan antara komputer dengan TIK adalah bahwa komputer
merupakan hasil dari pengembangan teknologi komunikasi dan informasi yang mampu
mempermudah semua pekerjaan manusia.
Jadi dapat
diartikan bahwa komputer merupakan suatu perantara dalam mempermudah pencarian
informasi dan pemberian informasi atau biasa disebut dengan komunikasi. Model
pemberian informasi bisa berupa presentasi, atau bisa juga menggunakan web atau
internet.
2.4.
Hubungan
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Komputer dalam Pelaksanaan Layanan
Bimbingan dan Konseling (BK)
Kompetensi konselor Indonesia yang telah disiapkan oleh
ABKIN yang tertuang dalam Naskah Akademik tahun 2007 menuntut para konselor
sekolah untuk dapat menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan konseling yang
memandirikan. Untuk menjawab tantangan itu para konselor dihadapkan pada
bagaimana memahami setiap peserta didik secara mendalam. Pemahaman terhadap
peserta didik secara mendalam diawali dengan kegiatan asesmen. Penguasaan
konselor sekolah terhadap konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi,
kebutuhan dan masalah konseli menjadi mutlak diperlukan.
Kenyataan di lapangan, pelaksanaan asesmen di sekolah
disamping memerlukan penguasaan pengetahuan, praktek dan sintesis juga sangat
menyita waktu dan tenaga konselor di sekolah. Oleh karena itu, dimungkinkan
untuk menggunakan komputer sebagai alat bantu asesmen untuk memperlancar
kegiatan asesmen tersebut. Adapun penggunaan komputer untuk alat bantu asesmen
ini ada beberapa alternative :
1. Membeli software asesmen dan
menggunakannya.
Sudah ada
beberapa software asesmen dipasaran seperti Analisis Tugas Perkembangan (ATP),
AUM terkomputerisasi, maupun Software Tes Psikologis dalam bimbingan dan
konseling yang telah dikembangkan oleh beberapa teman sejawat.
2. Menggunakan komputer sebatas untuk
penyusunan laporan dan pendokumentasian hasil asesmen.
3. Mengembangkan sendiri aplikasi
instrumen untuk keperluan asesmen dengan program-program aplikasi perkantoran
yang sering dipakai oleh konselor sekolah.
Kendala
yang mungkin terjadi dalam mengembangkan sendiri aplikasi instrumen asesmen
dengan program-program aplikasi perkantoran ini antara lain ada konselor
sekolah yang belum bisa atau tidak familiar menggunakan komputer dan ada
konselor sekolah yang sudah familiar menggunakan komputer tetapi belum tahu ternyata
program aplikasi perkantoran yang sering dipakainya dapat digunakan untuk
mengembangkan aplikasi instrumen asesmen. Sehingga konselor harus dapat
mengembangkan sendiri aplikasi instrumen bimbingan dan konseling dengan
microsoft excel. Contoh hasil pengembangan instrumen tes berupa Pengembangan
Skala Multiple Intelligence Penelusuran Bakat dan Minat siswa SMA, dan
Instrumen Non Tes, berupa Skala / Angket Who Am I.
Kompetensi
konselor Indonesia yang telah disiapkan oleh ABKIN yang tertuang dalam Naskah
Akademik tahun 2007 menuntut para konselor sekolah untuk dapat menyelenggarakan
kegiatan bimbingan dan konseling yang memandirikan. Untuk menjawab tantangan
itu para konselor dihadapkan pada bagaimana memahami setiap peserta didik
secara mendalam. Pemahaman terhadap peserta didik secara mendalam diawali
dengan kegiatan asesmen. Penguasaan konselor sekolah terhadap konsep dan
praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan dan masalah konseli menjadi
mutlak diperlukan.
Dalam
Kompetensi Konselor Indonesia sendiri sudah dijelaskan secara rinci kompetensi
tentang asesmen yang bagaimana yang diperlukan seorang konselor di Indonesia.
Penjelasan ini terdapat dalam kompetensi ke-4 (Standar Kompetensi Konselor,
2007), yaitu konselor harus menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami
kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli, meliputi :
1. Menguasai hakikat asesmen
2. Memilih teknik asesmen, sesuai
dengan kebutuhan layanan bimbingan dan konseling
3. Menyusun dan mengembangkan instrumen
asesmen untuk keperluan bimbingan dan konseling
4. Mengadministrasikan asesmen untuk
mengungkapkan masalah-masalah konseli;
5. Memilih dan mengadministrasikan
teknik asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli
6. Memilih dan mengadministrasikan
instrumen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan
lingkungan
7. Mengakses data dokumentasi tentang
konseli dalam pelayanan bimbingan dan konseling
8. Menggunakan hasil asesmen dalam
pelayanan bimbingan dan konseling dengan tepat
9. Menampilkan tanggung jawab profesional
dalam praktik asesmen.
Program
aplikasi perkantoran menurut wikipedia (2003) antara lain microsoft office
mencakup program pengolah kata (microsoft word), program spreadsheet (Microsoft
excel), program presentasi (microsoft powerpoint), program pembuatan database
(microsoft access) dan program web editor (microsoft frontpage).
Dari lima macam aplikasi perkatoran itupun
tidak semua dipakai oleh konselor sekolah, biasanya terbatas pada penggunaan
pengolah kata (microsoft word), program spreadsheet (mocrosoft excel), program
presentasi (microsoft powerpoint). Program Spreadsheet (Microsof Excel) sebagai
Alternatif Pengembangan Aplikasi Instrumen Asesmen Bimbingan dan Konseling
Wikipedia (2003) memberikan definisi Microsoft Excel atau Microsoft Office
Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan
didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft
Windows dan Mac OS.
Aplikasi
ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan
strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai
salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro
hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet
paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows
maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada
tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan
versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di
dalam paket Microsoft Office System 2007.
Alasan penggunaan program aplikasi perkantoran
Microsoft excel adalah mengacu pada potensi penggunaan program komputer non
internet yang disampaikan oleh Cabaniss (2003) Perangkat teknologi komputer non
internet spreedsheets / Microsof Excel berpotensi digunakan oleh konselor untuk
tata kearsipan, data organisasi, informasi klien; dan penelitian. Pencarian dan
penggalian potensi lain dari program microsoft excel untuk layanan bimbingan
dan konseling dilakukan. Penggalian potensi ini dilakukan dengan mencoba
mengutak-atik program microsoft excel untuk memahami program ini lebih dalam.
Ada beberapa referensi yang diacu antara lain rajin membaca buku komputer
berkaitan dengan microsoft excel dan mencari sumber dari internet.
BAB III
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
Hubungan antara komputer dengan TIK adalah bahwa komputer
merupakan hasil dari pengembangan teknologi komunikasi dan informasi yang mampu
mempermudah semua pekerjaan manusia.
Jadi dapat diartikan bahwa komputer merupakan suatu
perantara dalam mempermudah pencarian informasi dan pemberian informasi atau
biasa disebut dengan komunikasi. Model pemberian informasi bisa berupa
presentasi, atau bisa juga menggunakan web atau internet. Peranan Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan sehari hari sangatlah penting terutama
dalam hal terselenggaranya era globalisasi.
Dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi,
informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan, dapat
disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara
pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Semakin canggih dukungan
teknologi semakin besar pula arus informasi dapat dialirkan dengan jangkauan
dan dampak global.
3.2.
Saran
Seiring berkembangnya Teknologi Informasi dan Komunikasi
(TIK) dan Komputer tentunya ada pegaruh positif dan negatif dalam kehidupan
sehari-hari. Oleh karena itu, hendaknya mahasiswa bimbingan konseling dapat
menyeleksi pengaruh negatif dan dapat memanfaatkannya sebaik mungkin utamanya
untuk kepetingan profesi sebagai konselor sekolah.
DAFTAR
PUSTAKA
Hubungan komputer dengan Teknologi
informasi. Diakses dari /http://ismant0.wordpress.com/2012/11/20/hubungan-komputer-dengan-teknologiinformasi/ pada (8/6/2014) pukul 13.05
Hubungan sistem informasi dengan
tik. Diakses dari http://idupagayatri.blogspot.com/2009/10/hubungan-sistem-informasi-dengan
tik.html. . pada
(8/6/2014) pukul 13.10
Pengertian dan fungsi komputer.
Diakses dari
http://artikelterkait.com/pengertian-komputer-fungsi-komputer.html. . pada
(8/6/2014) pukul 13.10
Pengertian Komputer. Diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer. pada (8/6/2014) pukul 13.05
Pengertian
Teknologi_Informasi_Komunikasi. Diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi. pada (8/6/2014) pukul 13.10
Categories:






0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan sopan